Menerbitkan buku, baik dari skripsi, tesis, kumpulan tulisan, sampai naskah pribadi, sekarang memang jauh lebih mudah dibanding dulu. Tapi kemudahan ini juga membuka celah bagi oknum penerbit abal-abal yang cuma mengejar keuntungan tanpa proses editorial yang benar. Supaya karya tulis kamu tidak berakhir sia-sia atau malah kena tipu, ada beberapa langkah penting yang wajib dicek sebelum memutuskan menerbitkan buku lewat penerbit mana pun.
Cek dulu status keanggotaan IKAPI Ikatan Penerbit Indonesia atau IKAPI adalah satu-satunya asosiasi resmi penerbit buku di Indonesia. Cara mengeceknya cukup mudah, kamu tinggal buka situs resmi ikapi.org, masuk ke menu keanggotaan, lalu masukkan nama penerbit yang ingin dicekJika status yang muncul tertulis Aktif, berarti penerbit tersebut masih terdaftar resmi, sedangkan jika tertulis Tidak Aktif, berarti penerbit itu sudah tidak lagi menjadi anggota. Perlu diingat juga, keanggotaan IKAPI punya masa berlaku dua tahun sejak resmi terdaftar, jadi status ini bisa berubah dari waktu ke waktu.
Pastikan penerbit benar-benar bisa menerbitkan ISBN resmi Jangan cuma percaya klaim di iklan atau brosur. Buku yang benar-benar sah biasanya mendapat ISBN langsung dari Perpustakaan Nasional lewat sistem ISBN Online, bukan dari pihak ketiga yang menjual nomor ISBN secara terpisah. Kalau ada penerbit yang menjanjikan ISBN tapi harganya jauh lebih murah dari wajar atau prosesnya super instan tanpa naskah direview sama sekali, itu patut dicurigai.
Perhatikan proses editorial yang ditawarkan Penerbit yang bertanggung jawab pasti punya tahapan jelas, mulai dari review naskah, editing bahasa, layout, sampai desain sampul, bukan sekadar terima naskah lalu langsung cetak. Kalau kamu menyerahkan naskah dan dalam hitungan hari langsung dinyatakan siap terbit tanpa ada proses penyuntingan sama sekali, itu tanda proses editorialnya diragukan kualitasnya.
Waspadai skema pembayaran yang tidak transparan Penerbit yang kredibel biasanya punya rincian biaya yang jelas di awal, mencakup apa saja yang didapat penulis, mulai dari jumlah cetak, hak royalti, sampai bantuan pemasaran. Kalau ada penerbit yang meminta pelunasan penuh di depan tanpa kontrak tertulis yang jelas, sebaiknya kamu pikir dua kali sebelum melanjutkan.
Kenapa semua ini penting, terutama buat mahasiswa dan dosen Buku ber-ISBN yang diterbitkan lewat penerbit resmi dan anggota IKAPI punya nilai lebih, baik untuk keperluan akademik seperti Beban Kerja Dosen dan angka kredit, maupun untuk portofolio pribadi penulis. Sebaliknya, kalau naskah diterbitkan lewat jalur yang tidak jelas legalitasnya, karya tersebut berisiko tidak diakui secara akademik, bahkan bisa merugikan penulis secara finansial.
Kalau bingung harus mulai dari mana, Arta Media Nusantara bisa jadi pilihan Bagi kamu yang masih ragu memilih penerbit, Arta Media Nusantara merupakan penerbit yang sudah terdaftar resmi sebagai anggota IKAPI dan memproses ISBN langsung lewat sistem resmi Perpustakaan Nasional, sehingga legalitasnya bisa dicek sendiri lewat ikapi.org. Layanan yang tersedia juga mencakup proses editorial lengkap, mulai dari penyuntingan naskah, layout, desain cover, sampai bantuan pemasaran, dengan rincian biaya yang disampaikan jelas di awal sebelum naskah diproses. Kalau kamu punya naskah, skripsi, atau tesis yang ingin diubah jadi buku ber-ISBN resmi, kamu bisa konsultasi langsung lewat WhatsApp di 0813-9218-9880 atau cek informasi lengkapnya di Instagram @penerbitartamedia.
