Arta Media

Mohammad Iqbal dan Negara Islam: Alam Pikir Iqbal dan Gagasannya tentang Negara

Category:

Mohammad Iqbal dan Negara Islam: Alam Pikir Iqbal dan Gagasannya tentang Negara

Penulis
Pdt. Dr. Einar M. Strompul

Sinopsis

Muhammad Iqbal adalah seorang pemikir besar Muslim dari Anak-benua India yang dikenal sebagai IndoPakistan. Dalam pidatonya di depan Sidang Tahunan Liga Muslim bulan Desember 1930, Iqbal mencetuskan harapannya, provinsi- provinsi di Utara Anak-benua akan menjadi Negara terpisah bagi kaum Muslim. Itu sebabnya dia disebut-sebut sebagai sumber inspirasi berdirinya Negara Pakistan, perumus aspirasi dan kesadaran diri kaum Muslim di Anak-benua tersebut.. Pidato itu diterbitkan dengan judul Iqbal’s Way Out. Peranannya sebagai seorang pemikir atau intelektual kelihatan menonjol dalam mengembangkan filsafat perubahan berdasarkan interpretasi dinamis terhadap wahyu Islam dan melakukan sintesa yang unik antara kecenderungan modern dan ortodoks di kalangan gerakan intelektual Muslim. Kehidupan Iqbal (1877- 1938) pada pertukaran abad ke-19 dan ke-20, bertepatan dengan kurun waktu ketika umat Islam di pelbagai belahan bumi mengalami penderitaan yang amat parah baik secara sosial, politik maupun ekonomi. Hampir semua negeri Muslim atau kawasan yang dihuni oleh mayoritas penduduk yang beragama Islam berada dalam genggaman kolonialisme Barat. Turki yang dahulu dikenal sebagai pembawa panji dinasti Ottman (Usmaniyah) di pelbagai kawasan dunia, semakin menciut. Setelah Perang Dunia Pertama berakhir ia harus puas dengan wilayahnya yang sekarang. Sementara itu bangsa-bangsa Barat mengalami kemajuan pesat pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 berkat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan yang dicapai bangsa-bangsa Barat itulah yang membuat mereka mampu menguasai negeri-negeri Timur, khususnya negeri-negeri Muslim.

Cetakan Pertama : Januari 2025

ISBN : Dalam Proses

 

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Mohammad Iqbal dan Negara Islam: Alam Pikir Iqbal dan Gagasannya tentang Negara”
Scroll to Top